
SUMBER PINCURAN GADANG
Pincuran Gadang di Kota Solok adalah situs cagar budaya berupa bak penampungan air peninggalan Belanda yang dibangun pada 1918 dan selesai tahun 1923, berfungsi sebagai sumber air minum utama berbasis gravitasi. Situs ini terdiri dari broncaptering (penangkap mata air) yang masih kokoh hingga kini dan dikelola oleh Perumda Air Minum Pincuran Gadang.
- Pembangunan (1918-1923): Dibangun oleh Pemerintah Belanda untuk memanfaatkan sumber mata air dari Bukik Pincuran Gadang.
- Struktur Bangunan: Terdapat dua struktur utama, yaitu broncaptering berukuran
meter yang bertuliskan "Brongebouw, Anno 1923" dan bangunan reservoir.
- Fungsi: Mengalirkan air dengan sistem gravitasi dari sumber mata air, dengan debit sekitar
liter per detik, memenuhi kebutuhan air minum warga Kota Solok.
- Pengelolaan Saat Ini: Saat ini dikelola oleh Perumda Air Minum Pincuran Gadang (sebelumnya PDAM) berdasarkan Perda.
Wilayah Pelayanan Sumber Air Pincuran Gadang
Perumda Air Minum Pincuran Gadang Kota Solok terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat secara optimal dan berkelanjutan. Salah satu sumber air yang dimanfaatkan adalah Sumber Pincuran Gadang, yang saat ini telah melayani beberapa wilayah permukiman.
Adapun daerah yang dialiri oleh Sumber Pincuran Gadang meliputi:
- Taratak
- Perumahan Surau Kajai
- Perumahan Alam Residence
- Simpang KUD Tanah Garam
Distribusi air ke wilayah tersebut dilakukan secara bertahap dan terpantau guna memastikan ketersediaan air bersih tetap terjaga bagi pelanggan.
Perumda Air Minum Pincuran Gadang akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan jaringan agar pelayanan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di Kota Solok.
Penutup
Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk menggunakan air secara bijak serta melaporkan apabila terjadi gangguan layanan melalui saluran resmi Perumda.